Islam Training Pada kesempatan ini akan membahas sejarah singkat dari Saikhuna Syekh
Aang Nuh Gentur Cianjur. Dibehas juga silsilah beliau hingga Syekh Abd Muhyi Pamijahan Tasikmalaya, dan juga mutiara kata hikmah beliau.
Kami dapatkan sumbernya dari teman di facebook yang mengshare informai yang sangat jarang ini, semoga bermanfaat bagi anda sekalian.
|
Foto Aang Nuh Gentur Cianjur |
Mutiara Hikmah
Syeikh Aang Nuh Gentur Cianjur berkata :
"Ceramah tèh euy, Ulah ngan
sakadar bisa TARIK SORA nepika NGAHIUNG kana puhu ceuli.
Tapi kudu bisa TARIK RASA nepika NGAHIANG kana yahu tajali."
Artinya :
Ceramah itu jangan hanya bisa teriak sampai berdengung telinga orang yg mendengarnya, tetapi harus bisa sampai tembus kedalam kalbu,mengajak orang untuk mengenal Allah (tajali HU marifat)
inilah
Riwayat
Waliyullah dari Cianjur, bernama lengkap:Syeikh Abdul Haq Nuh Gentur. Beliau turunan ke 34 dari Rasulullah SAW,
Tahun 1990 beliau wafat pulang ke rahmatullah,
Silsilah
Aang Nuh bin Syekh Ahmad Syatibi Gentur bin Syekh Muhammad Said bin Syekh Abdul Qodir Cihaneut ciawi tasikmalaya bin Syekh Nur Hajid bin Syekh Nur Katim bin Sembah Dalem Bojong bin Waliyullah Syeikh Haji Abdul Muhyi Pamijahan ...terus sampai ke Rasulullah SAW.
Penggalan Cerita dan Sejarah
Suatu ketika dahulu tahun 1978 kakeku mengawal Pangersa Syeikh Aang Nuh ziarah ke kakeknya yaitu ke Makam Syeikh Abdul Qadir Cihaneut , ciawi Tasikmalaya.
Ada keajabian yaitu kakeku melihat Syeikh Aang Nuh sholat tahajud dia atas air yaitu di mata air cihaneut,
Air yang dipijak Syeikh Aang Nuh seperti sejadah yg menahan tubuh syeikh Aang Nuh....
Hikmah yang bisa kita ambil dari beliau saya kutif dalam sebuah qaul ulama:
Syeikh Abu Qasim Juned Al-Bagdadi ra berkata :
"Barang siapa membuat tarekh (sejarah Biografi) seorang kekasih Allah maka sama dg menghidupkan kekuatan marifatnya Wali tersebut dihati kita. Dan barang siapa ziarah kepada seorang Waliyullah maka sama dengan mencintai Allah dan Rasulullah SAW"
Barakallahu Fiikum Aamiin
Comments
Post a Comment